Bramitam

Braimtam Online

bramitam - bramitam

Tidak Mau Dibubarkan, Demonstran Bentrok Dengan Polisi

Jakarta - Pihak kepolisian berusaha membubarkan, demo buruh yang memblokir tol cikampek tepatnya di sekitaran pintu tol Cikarang. Namun, demonstran tetap enggan keluar dari jalur tol tersebut, bentrokan pun terjadi.

"Mau dibubarkan, tapi para buruh melawan dan terjadi bentrok. Tidak ada korban luka dalam kejadian itu," kata petugas TMC Polda Metro Jaya, Briptu Ari, saat dihubungi detik, Jumat (27/1/2012).

Ari menambahkan, massa juga sempat merusak pembatas jalan tol Cikampek. Hingga sore ini, polisi belum berhasil membubarkan massa.

"Fasilitas tol dirusak, kita masih berusaha membubarkan mereka," kata Ari.

Hingga pukul 18.00 WIB, lanjut Ari, arus lalin masih terus mengular di tol Cikampek. Untuk dari arah Jakarta menuju Cikampek, kemacetan terjadi sejak masuk tol dari Halim, Jakarta Timur, hingga Pintu Tol Cikarang, Jawa Barat.

"Arah sebaliknya kemacetan mulai dari KM 52 menuju Gerbang Tol Cikarang. Kendaraan dapat jalan dengan kecepatan 10 KM per jam," tutup Ari.

(mpr/mpr) Baca Juga Kuntoro Minta Foke Percepat Benahi Transportasi JakartaPolisi Bubarkan Demo Buruh di Tol CikampekTol Cipularang Ditutup, Suami 'PJKA' KebingunganOrmas Islam Sumut Tuntut Pembangunan Kembali 2 Masjid yang Dirobohkan
.sharemenu ul, .sharemenu ul li

View the Original article

Jika Ngotot, Pendemo di Depan Istana Akan Dibubarkan Paksa

Published on: // , , , , ,


Jakarta -Seratusan mahasiswa ngotot bertahan di depan Istana Merdeka, jika polisi tidak membebaskan teman mereka yang diamankan karena tuduhan provokator. Kalau demonstran ngotot, polisi mengancam akan membubarkan paksa.

"Kami akan melakukan pembubaran paksa jika massa bertahan di sana," kata Kabagops Polres Jakpus AKBP Abdul Karim, saat dihubungi detikcom, Senin (24/1/2011).

Menurut dia, polisi akan mengangkut mereka untuk membawa pulang ke rumah masing-masing. Biaya pemulangan akan ditanggung polisi.

"Itu sudah tugas kita melayani masyarakat," jelasnya.

Abdul menegaskan polisi tidak akan menahan mahasiswa yang kini diamankan, asalkan tidak terbukti menjadi provokator dalam bentrokan sore tadi. "Pasti akan dipulangkan kok, jika tidak terbukti," cetusnya.

Dia mengimbau kepada para demonstran agar membubarkan diri, karena sesuai aturan, demonstrasi ada batasnya sampai pukul 18.00 WIB. Lebih dari itu, terpaksa polisi membubarkan massa dengan cara paksa.

"100 Anggota kita masih bersiaga di lokasi," tutupnya.

(fay/anw)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca Juga : 2 Lagi Pendemo Depan Istana Ditangkap, Diduga Provokator & Pukuli PolisiDemo Mahasiswa di Depan Istana Ricuh, 2 Orang DitangkapPengunjuk Rasa Anti Nurmahmudi Berangsur TenangDikeroyok Massa Anti Nurmahmudi, Seorang Polisi Gegar Otak Share Tutup   Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share to Twitter:

You are redirected to Twitter

  Share via Email:

Share via Email


To: Separate email addresses with commas (,)
From: Your email address
Message:
 



View the Original article

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!